Tampilkan postingan dengan label Esti Kinasih. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Esti Kinasih. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 Maret 2011

Esti Kinasih

Esti Kinasih, lahir pada tanggal 9 September 1971 di Jakarta. Penulis berbintang virgo dan sulung dari tiga bersaudara ini memiliki hobi filateli, mengoleksi t-shirt bergambar jeep, dan membaca sembari ngopi.

Penulis novel teenlit laris 'Fairish', yang terjual mencengangkan sejumlah 100.000 eksemplar ini merupakan penulis freelance di berbagai majalah remaja nasional.


Saat ini ia telah menelurkan banyak novel :
  • ·         Fairish (2004)
  • ·         CEWEK!!! (2005)
  • ·         STILL... (2006)
  • ·         Dia, Tanpa Aku (2008)
  • ·         Jingga dan Senja (2010)
  • ·         Jingga Dalam Elegi (2011)
Selain menulis fiksi ia juga getol avonturir dan hiking. Petualangannya menjelajah lanskap alam kerap dituangkannya dalam tema karya novel atau cerpennya.

Bersama Dyan Nuranindya (Dealova), Rachmania Arunita (Eiffels... I'm in Love), Maria Ardelia (Me versus High Heels!), Adithya Mulya (Jomblo), ia merupakan salah satu pengarang remaja Indonesia paling fenomenal saat ini.

Selain menulis, Esti mengelola perpustakaan pribadi di rumahnya dan sedang mengembangkan bisnis cokelat kecil-kecilan.

Ayo maju terus Mbak Esti!!

Kamis, 13 Januari 2011

Dia, Tanpa Aku (Esti Kinasih)

Sinopsis:

Ronald, cowok kelas 2 SMA, sudah lama naksir Citra yang masih kelas 3 SMP. Tapi Ronald belum mau PDKT. Ia menunggu sampai Citra masuk SMA, karena itu ia hanya bisa mengamati Citra dari jauh.

Saat yang ditunggu Ronald selama berbulan-bulan akhirnya tiba. Citra masuk SMA! Namun Ronald kecewa karena ternyata Citra masuk SMA yang sama dengan adiknya, Reinald, dan sekelas pula. Namun, keinginan dan harapan terbesar Ronald untuk mendekati Citra tak pernah terwujud. Cowok itu kecelakaan dan tewas di tempat, tidak jauh dari rumah Citra.

Reinald menganggap Citra-lah penyebab kematian kakaknya. Rasa marah dan keinginannya untuk menyalahkan Citra membuat sikapnya terhadap cewek itu menjadi penuh permusuhan. Keduanya kemudian kerap bertengkar tanpa Citra tahu pasti alasan sebenarnya .

Sikap Reinald berubah drastis ketika Citra memutuskan untuk tidak lagi mengacuhkannya. Kini Reinald berada di posisi yang sama seperti Ronald dulu. Perubahan sikap Reinald itu tanpa sadar mendekatkan keduanya. Dan akhirnya Reinald tak lagi ingin menjaga Citra demi almarhum kakaknya.

"Gue suka cewek lo," ucap Reinald suatu hari di depan foto Ronald. Dan itu membuat sang kakak kemudian "kembali"!

------------------------------------------------------------------------------------------- 

Mengisahkan tentang kakak-beradik, Ronald (2 SMA) dan Reinald (3 SMP). Ronald sang kakak jatuh cinta pada Citra (3 SMP). Selama ini, Ronald sering melihat Citra dari taman di seberang SMP-nya dan memotretnya. Tentu saja diam-diam, sebab Citra tidak mengenal Ronald. Saking cintanya, Ronald juga menuliskan beberapa karakteristik dan kesukaan Citra. Sampai sedetail-detailnya. Ronald pengen banget nembak Citra, tapi ia menunggu sampai Citra menduduki bangku SMA. Sebab baginya, anak SMP belumlah ’dewasa’. Ronald pun sampai rela-rela tidak jajan seharian demi menabung uang sakunya untuk membeli kaus dan jins incarannya di sebuah toko. Rencananya, dia bakal pake tu kaos dan jins pas mau ngedeketin Citra—awalnya sih ngajak kenalan dulu.

Blog Template by SuckMyLolly.com