Tampilkan postingan dengan label Ika Natassa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ika Natassa. Tampilkan semua postingan

Minggu, 06 Maret 2011

Ika Natassa

Ika Natassa lahir di Medan tahun 1977 dan memulai karirnya magang di Department of Primary Industry di Darwin dan ACTEW Corporations Limited di Canberra, sebelum akhirnya bertualang sebagai salah satu pegawai di salah satu bank terbesar di Indonesia. Di tahun 2008, Ika dinominasikan oleh Khatulistiwa Literary Award dalam kategori penulis muda berbakat.

Dengan prinsipnya: Jangan pernah takut untuk mencoba; Ika telah mencoba segalanya, mulai dari melukis untuk restoran baseball di Amerika ketika masih belajar di Stanton High School, berjalan sekitar Ayers Rock, sampai mengajar anak-anak di beberapa desa di jantung Kalimantan.

Selain dari menulis tentang kepemimpinan dan banking services untuk publikasi magang banknya, dia juga menulis artikel tentang golf dan keuangan untuk majalah lifestyle Jakarta berjudul Soap, dan juga mengelola blognya A Piece of My Mind. Wanita yang juga finalis Wanita Berani majalah Cosmopolitan 2004 ini telah menerbitkan buku pertamanya berjudul A Very Yuppy Wedding melalui penerbit Gramedia di tahun 2007.

Buku-bukunya :
Buku-buku favorit Ika Natassa: 

1. That Extra Half An Inch by Victoria Beckham – Ika : "Gue sangat suka buku ini karena ibarat Victoria sendiri sedang berdialog dengan gue, bercerita tentang pandangan pribadinya tentang fashion. And I love people who can make fun of themselves effortlessly without sounding self-centered, and she’s exactly like that."
  
2. Pictures of Naked People by Jon Stewart – Ika : "Buku ini berisi essay-essay dengan kelucuan khas Jon, menggabungkan twisted reality dan fiction dengan real characters, mulai dari keluarga Kennedy, Princess Diana, sampai Mother Theresa."

3. Supernova 1: Ksatria, Puteri, dan Bintang Jatuh by Dewi Lestari – Ika : "Dewi menjadi penulis favorit gue setelah membaca buku ini, which I think is by far the smartest indonesian fiction I’ve ever read." 

4. Traveler's Tale by Adithya Mulya, Ninit Yunita, Alaya Setya, dan Iman Hidajat – Ika :"Buku ini lebih dari sekedar membawa gue merasakan perjalanan tokohnya di berbagai negara, tapi juga membawa gue merasakan apa yang dirasakan tiap tokohnya , yaitu : getting inside their heads."

5. Love Letters of Great Men, edited by Ursula Doyle – Ika :"Kita selalu bisa belajar banyak dari bagaimana cara seseorang mengungkapkan perasaan dan pemikirannya di atas kertas, dan fascinating sekali membaca surat cinta yang pernah ditulis oleh para pria yang namanya pernah mewarnai sejarah, mulai dari Napoleon Bonaparte, Ludwig van Beethoven sampai Charles Darwin dan Victor Hugo."


#Iseng Tambahan : Wow, ini salah satu pengarang yang datanya cukup mudah saya temukan... Mungkin karena orangnya eksis di dunia Internet, dan rajin juga nge-blogging... Well, kalo kamu ingin kenal Ika Natassa lebih dekat :

+ Blog
+ Facebook
+ Twitter

Ayo maju terus Mbak Ika!! 

Senin, 27 Desember 2010

Divortiare (Ika Natassa)


Sinopsis:

Commitment is a funny thing, you know? It’s almost like getting a tattoo. You think and you think and you think and you think before you get one. And once you get one, it sticks to you hard and deep.

”Jadi lebih penting punya Furla baru daripada ngilangin nama mantan laki lo dari dada lo?”

Pernah nonton Red Dragon? Aku masih ingat satu adegan saat Hannibal Lecter yang diperankan Anthony Hopkins melihat bekas luka peluru di dada detektif Will Graham (Edward Norton), dan berkata, ”Our scar has a way to remind us that the past is real.”

Tapi kemudian mungkin kita tiba di suatu titik ketika yang ada hanya kebencian luar biasa ketika melihat tato itu, and all you wanna do is get rid of it. So then you did.

Alexandra, 27 tahun, workaholic banker penikmat hidup yang seharusnya punya masa depan cerah. Harusnya. Sampai ia bercerai dan merasa dirinya damaged good. Percaya bahwa kita hanya bisa disakiti oleh orang yang kita cintai, jadi membenci selalu jadi pilihan yang benar.

Blog Template by SuckMyLolly.com