Tampilkan postingan dengan label Judul: H. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Judul: H. Tampilkan semua postingan

Kamis, 29 Desember 2011

Here, After (Mahir Pradana)


Sinopsis:

Suatu saat, cinta itu pernah ada. Dan aku melihatnya pergi tanpa sempat kucegah sama sekali.

Sejak itu, hari-hari terasa sulit untuk tersenyum pada bayanganku sendiri di cermin—karena saat itu aku tahu, hanya aku sendiri yang terlihat di situ. Meskipun kedengarannya tak masuk akal, sering aku berharap bisa membalikkan waktu. Aku bahkan bersedia memberikan apa saja supaya bisa mengucapkan apa yang selama ini terpendam begitu saja di hati.



Suatu saat, cinta itu pergi. Menyisakan sejuta penyesalkan karena tak cukup sigap menahannya tetap berada di sini...

* * *

Menarik dengan sinopsisnya yang membuat kita bertanya-tanya, apa konflik yang sebenarnya dialami tokoh hingga seperti itu?

Di buku ini, ada 10 cerita. Awalnya saya kira ini adalah kumpulan cerpen yang temanya mungkin agak mirip, tapi ternyata tidak. 10 cerita, 10 tokoh. Tokoh di satu cerita dengan cerita lainnya berhubungan, baik langsung maupun tidak langsung.

Sabtu, 28 Mei 2011

Heaven On Earth (Kaka HY)

Sinopsis:

Tak terhitung sudah berapa kali ini terjadi...

Jatuh dan membuatku merasa kecil di dunia ini. Kecewa dan membuatku berhenti untuk percaya orang lain. Dikhianati dan membuatku pesimis terhadap cinta. Seperti burung kecil yang baru terbang, dunia menyuruhku untuk belajar semua hal dalam waktu singkat. Aku dipaksa untuk menentukan segala-segalanya seorang diri. Tiba-tiba saja, hidup dewasa tidak semenyenangkan di pikiranku selama ini.

Tapi kau selalu siap berdiri di belakangku...

Kau tetap menyemangati dan berkata semuanya akan baik-baik saja. Tak putus-putusnya yakin aku bisa mencapai apa pun yang kuinginkan di saat yang lainnya benar-benar meragukanku. Kau membuatku merasa berharga.

Jujur saja, aku lelah berjuang terus. Tapi demi dirimu aku belum akan menyerah dulu. Mungkin aku harus berusaha lebih keras. Mungkin aku harus mencoba sekali lagi - entahlah. Aku tidak akan mengeluh.

Kau membuatku sadar...,
ternyata sejak awal, aku tak pernah dibiarkan sendiri.

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Bagaimana pendapatmu saat pertama kali membaca sinopsis itu? Sweet, kan? Ya, begitulah yang terjadi pada saya, saya juga terkesan dan mengira novel ini termasuk kategori ‘berat’ dalam artian tokoh-tokohnya mengalami lika-liku kehidupan yang berat. Didukung dengan sampul yang lucu, berkonsep. Salah satu kelebihan Gagas Media yang saya sangat suka.



Jumat, 31 Desember 2010

Honey Money (Debbie)


Sinopsis:
 
"Gue mau cari cowok tajir!"

Bosan pacaran bertahun-tahun dengan cowok yang sederhana (baca: gak punya mobil), Dee bertekad untuk mencari cowok kaya. Rasanya mimpi jadi kenyataan saat ia berjumpa dengan Rendy. Wuihh, dia Edward Cullen versi Jakarta! Tinggi, keren, romantis, dan pastinya tajir dong! Dunia terasa berwarna-warni saat Dee bersama Rendy, secerah bunga matahari dan jutaan balon gas yang menerbangkannya seperti rumah di film UP!. Segalanya sempurna—sampai meninggalnya ibu tiri Rendy menguak kebenaran. Semua angan dan cinta yang telah dibangun terasa palsu.

Apakah lebih baik Dee belajar menyayangi Stefan, tetangga sekaligus sahabatnya sejak kecil? Bagaimana dengan rahasia besar keluarga Dee yang tersingkap tiga minggu sebelum ulang tahun ketujuh belasnya?


* * *

Review
Saat pertama kali membaca sinopsisnya, yang terpikir di pikiran saya adalah... “Hm, sepertinya bakal jadi biasa.” Tapi tetap saya ambil juga pada akhirnya, karena saya suka novel Debbie yang sebelumnya, NotJust in Fairy Tale. Lalu, apakah memang novel ini berbeda?

Kisah dalam novel ini dibuka dengan perkataan sang tokoh utama seperti di sinopsisnya: “Gue mau cari cowok tajir!” Adalah Prity Diana, atau biasa disebut Dee (biar keren!), yang memiliki obsesi punya cowok kaya. Gampang saja, Dee bosan setelah pacaran dengan Elbert, tipe cowok baik-baik—pinter, rajin, jarang keluar—dan yang tak punya kendaraan sendiri. Nah, setelah Elbert lulus dan kuliah di Yogyakarta, saatnya Dee bebas, dan memulai ‘pencarian cowok tajir’-nya.

Selasa, 28 Desember 2010

His Wedding Organizer (Retni SB)

Sinopsis:

Mau tahu tentang ketololanku yang paling memalukan?

Aku pernah berselingkuh. Dengan lelaki yang pernah jadi pacarku, sekaligus yang pernah memberiku luka karena dia memilih menikah dengan perempuan yang memintaku jadi wedding organizer-nya. Bodoh, kan? Sangat.

Keterlaluan. Karena aku sampai berani mengorbankan Adra—lelaki yang kecintaannya padaku mungkin hanya mampu disaingin tokoh utama dalam film-film drama—demi hubungan semu yang nggak menjanjikan apa-apa selain sensasi debar jantung.

Tolol kuadrat, kalau aku nggak segera sadar untuk menyudahi semuanya. Dan memperjuangkan kembali cinta Adra yang terlanjur pecah.

Masalahnya, Adra tidak setolol aku. Dia menolakku! Haruskah aku menyerah? Oh, andai saja aku diberi kesempatan mempersembahkan perkawinan yang luar biasa baginya (dan bagiku...)

[ SPOILER ALERT !! ]

Mengisahkan tentang gadis bernama Harsya Utami, pengusaha yang bergelut di bidang wedding organizer di daerah Semarang. Harsya menjalin hubungan dengan seorang pengusaha, Figo Aryawiguna, dan ia belum memberitahukannya pada siapa-siapa karena ia memang belum siap mengenalkan Figo pada teman-teman dekatnya—seperti Umang, Tirsa, dan Sonia—serta rekan kantornya: Adra, Tante Lani, dan Jose.

2 bulan setelah ia memulai hubungan dengan Figo, datang Karin, teman SMA-nya dulu. Karin ingin memakai jasa Puspa Tiara—jasa wedding organizer yang dikelola Harsya—dalam pernikahannya 3 bulan lagi. Dan tebak siapa calon suami Karin? Dia adalah Figo, kekasih Harsya. Harsya samasekali tidak mengira, bahwa selama 2 bulan ini Figo menjadikannya selingkuhan!

Belum ia menyelesaikan keruwetannya, ia teringat Sumpah Darah yang ia lakukan bersama Umang, Tirsa, dan Sonia semasa SMA dulu: bahwa mereka berempat akan memakai bikini dan sayap peri di pesta pernikahan Karin apabila Karin lah yang menikah duluan di antara mereka berlima. Untungnya Karin berbaik hati, mereka tidak usah memakai bikini dan sayap peri, mereka hanya perlu membawa calon suami mereka ke pesta pernikahannya.

Mengingat satu-satunya cowok yang dekat dengan Harsya hanyalah Figo dan Adra—sahabat dan tetangganya sejak kecil dan satu-satunya orang yang mengerti dia luar-dalam—maka Harsya membawa Adra ke pesta Karin dan mengumbar bahwa Adra adalah calon suaminya. Tanpa ia duga, sandiwaranya ditanggapi serius oleh semua orang—rekan kantor Harsya dan Adra (berhubung mereka kerja di kantor yang sama), teman-teman Harsya, dan bahkan kedua orangtua Harsya dan Adra! Bahkan setelah pesta yang membawa bencana itu usai, kedua orangtua mereka tak henti-hentinya membicarakan pernikahan keduanya.

Dan, Harsya mau pelan-pelan menjalin hubungan dengan Adra, mengingat Adra akan selalu ada untuknya dan setia mendampinginya sejak kecil. Namun, saat itu justru Harsya bertemu lagi dengan Figo! Pertemuan itu berlanjut ke pertemuan-pertemuan berikutnya, dan untuk kedua kalinya, Harsya jatuh ke pelukan Figo walau ia tahu Figo adalah suami Karin sahabatnya. Yep, ia main api kan?

Segalanya mulai hancur, saat Adra mengetahui aroma perselingkuhan Harsya. Adra marah, dan menghilang. Dihubungi dengan cara apapun tak bisa. Datang ke rumah Adra hanya memperburuk keadaan.

Tak mau melukai hati yang lain, Harsya memutuskan hubungannya dengan Figo. Tapi beberapa hari kemudian, Karin justru datang dan melabraknya. Karin mempercayai kata-kata Figo bahwa Harsya adalah wanita yang menggodanya, padahal beberapa hari sebelumnya Figo selalu memuji-muji Harsya.

Harsya sakit hati. Apalagi setelah itu, ia sadar bahwa keberadaan Adra sangat berarti... dan membuatnya jatuh cinta pada teman sejak kecilnya itu. Dan Adra benar-benar orang yang dicintainya. Bukan karena pelampiasan atas perasaannya terhadap Figo.

Perjuangan Harsya mendapatkan Adra kembali tidak mudah. Ia harus tahan menghadapi cercaan Tante Lani—yang memang mengetahui perselingkuhannya dengan Figo—dan gosip panas bahwa Adra pacaran dengan wanita lain (sampai-sampai wanita itu memesan kebaya di Puspa Tiara!), serta kenyataan bahwa tak seorangpun mengetahui keberadaan Adra. Dan perjuangan Harsya, baru benar-benar dimulai ketika ia memutuskan mengejar Adra ke Kalimantan...

Hehe, kali ini saya rada enggan menuliskan klimaksnya. Soalnya, lebih enak kalo baca novelnya sendiri dan merasakan bagaimana rasa malu, hujatan, dan tekanan yang harus diterima Harsya dalam menghadapi lika-liku kehidupan cintanya. Dan, membaca bagaimana endingnya! Aawww!!

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------

Dalam novel ini, sang pengarang secara blak-blakan menyatakan bahwa selingkuh itu perbuatan yang bodoh dan tolol. Hanya orang nggak berpendidikan, nggak punya rasa malu, dan punya hati penggoda yang bersedia melakukan hal itu—menurut isi novelnya lho. Apalagi kalau hal bodoh itu menyebabkan kau kehilangan cinta sejatimu (apalagi yang seperti Adra—nggak marah walau ia tahu ia hanya dimanfaatkan). Sungguh tak termaafkan... T^T

Wow... I love it! A serious but funny novel...



Judul             : His Wedding Organizer
Pengarang   : Retni SB
Penerbit        : PT Gramedia Pustaka Utama
Tebal              : 269 halaman
ISBN              : 978-979-22-3781-8

Blog Template by SuckMyLolly.com