Tampilkan postingan dengan label Judul: J. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Judul: J. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 Juli 2014

Jun!!! (Mia Arsjad)

Pengarang : Mia Arsjad
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun : 2012
Tebal : 208 halaman

Sinopsis:
Jadi anak baru di SMA itu nggak gampang. Apalagi buat cewek kutu buku kaya Dira. Ujung-ujungnya ya dapat teman kutu buku juga yang hobi nongkrong di perpustakaan. Tapi tiba-tiba di sekolah barunya itu dia melihat sosok yang dikenalnya berjalan keluar dari perpustakaan sambil melepas kacamata.
“Jun! Arjuna!” Dira memanggil dengan heboh, tapi kok… ada yang beda dengan sahabatnya itu ya? Dia seperti tidak mengenali Dira dan sikapnya dingin.
Dira masih ingat ketika SMP Jun mengajaknya janjian di taman sepulang sekolah, tapi Jun tak pernah muncul, dan malah menghilang tanpa kabar. Dan sekarang, setelah akhirnya mereka bertemu kembali, Dira malah mendengar banyak kabar miring soal Jun. Katanya, sekarang Jun jadi pemimpin cowok-cowok berandalan di sekolah. Dira sendiri bahkan memergoki Jun beberapa kali sedang… tawuran?!
Jun benar-benar sudah berubah. Padahal dulu Dira sempat naksir Jun yang kutu buku itu. Kira-kira kenapa ya Jun berubah? Sesuatu pasti terjadi. Dira harus mencari tahu!

Review:

Dira dan Juna adalah sahabat sejak SMP, sama-sama suka baca dan novel. Sayang, suatu hari Juna menghilang tanpa kabar. Begitu Dira pindah ke Bandung, ia bertemu dengan Juna. Tapi Juna yang sekarang hobi tawuran. Tapi sisi baik Juna ternyata nggak hilang. Ia sempat beberapa kali menyelamatkan Dira yang dengan cerobohnya terjebak di tengah tawuran. Terkadang pula, Dira menemukan sisi kutubuku Juna muncul di hadapannya. Juna bisa begitu baik, tapi bisa juga berubah dingin lagi. Dira tahu sesuatu pasti terjadi. Ia seolah diberi kesempatan, ketika mamanya “menitipkan” dia pada Juna—artinya, meminta Juna menjaga Dira. Kira-kira, ada apa?

Masa lalu itu bagian dari hidup kita, harus diterima bahkan seharusnya jadi pemicu untuk menjadikan masa depan lebih baik. (hlm.120)

Ini cerita yang fresh dan SMA banget. Jadi kangen masa-masa SMA dulu. Masa-masa jatuh cinta sama temen deket sendiri *ups. Dan memang tawuran masih sering banget terjadi. Nggak cuma anak sekolah aja yang tawuran, tapi juga mahasiswa. Tapi berkat novel ini saya baru tahu ternyata salah satu penyebab tawuran itu memperebutkan kekuasaan. Ya, Juna dalam novel ini adalah penguasa geng tawuran di SMA-nya. Ia dan gengnya “bertarung” dengan geng SMA lain demi memperebutkan wilayah dan jadi yang terkuat. Dan ternyata dia goyah hanya karena… Dira. Cewek kutubuku yang digertak dikit aja langsung lemas. Apalagi kalo bukan karena cinta? Duh, indahnya masa remaja.

Senin, 19 Maret 2012

Jejak Kenangan (Rina Suryakusuma)


Sinopsis:

Duka masa lalu membayangi Allysa Gumulya. Berawal dari ayah yang tak pernah dikenalnya, kepergian ibunda yang sangat dicintainya, juga masa remaja penuh keprihatinan karena perbuatan gadis kejam yang tak berperasaan.

Ally bersumpah, demi malam yang dilaluinya dengan tangis, kesempatan untuk membalas luka masa lalunya akan tiba.

Dan saat yang ditunggu itu memang tiba. Gadis masa lalu itu, Nadia Wibrata, hadir sebagai tunangan Ivan Adidjaja, pria yang sangat Ally cintai.

Solusinya terasa sangat mudah untuk Ally. Rebut Ivan, buat pria itu mencampakkan Nadia. Tapi, tidak semua kejadian berjalan seperti yang Ally rencanakan. Ketika Ivan mengetahui motif tersembunyi Ally, ego pria itu terluka.

Kini, untuk kedua kalinya Ally harus berjuang. Kali ini bukan untuk dendam masa lalunya, tapi demi cinta sejatinya...

* * *

“Mungkin bukan karena cinta yang membabi buta, tapi lebih karena harga diri yang terluka oleh pengkhianatan dan penghinaan. Tapi sesakit apa pun hatinya, Ally tetap harus belajar memaafkan. Harus.” (hlm.163)


Allysa Gumulya, 23 tahun, menghabiskan 6 tahun hidupnya dalam kesendirian dan keterpurukan. Terlahir tanpa ayah membuatnya hidup dalam tekanan dan cemoohan orang, tak terkecuali saudara ibunya sendiri. Apalagi, sepeninggal ibunya di usianya yang ke-17 membuatnya bertahan hidup dalam dendam. Ya, dendam kepada gadis kaya di sekolahnya. Harapan Ally, gadis kaya itu akan mengulurkan tangan membantu perawatan ibunya. Tapi yang ada, gadis kaya itu malah mencemooh Ally dan membuat masa SMA-nya menjadi salah satu mimpi buruknya. Untungnya, ada Dianna, sahabat Ally, yang senantiasa mendampingi Ally sampai sekarang.

Rabu, 29 Desember 2010

Jurnal Jo (Ken Terate)

Sinopsis:

Peraturan jadi remaja :
1. Tidak boleh memakai celana pendek (apalagi di depan cowok).
2. Punya baju dan aksesoris oke (apalagi yang bisa membedakanmu dari anak-anak SMP yang seragamnya sama membosankannya).
3. Harus memakai deodoran (walau geli rasanya).
4. Memakai pakaian dalam yangs eharusnya, sesuai pertumbuhanmu (tahu kan maksudku?).
5. Harus punya geng yang keren (meski mereka sangat menjengkelkan, tahan saja, daripada dianggap kuper).
6. Harus punya pacar (ini syarat supaya kamu diakui sebagai remaja keren).

Ternyata susah bangeet jadi anak remaja, sampai-sampai kadang-kadang, aku (Jo Wilisgiri, 12 tahun) berharap aku ga perlu tumbuh. Aku kangen banget pada masa SD-ku. Apalagi aku mulai kehilanagn sahabat baikku dan dikhianati cowok yang kuakgumi. Satu kata untuk masa SMP-ku: MENGERIKAN!!!

-----------------------------------------------------------------------------------
Heem... rada ngespoil nih, tapi nggak seluruhnya kok~

Mengisahkan tentang seorang cewek SMP bernama Josephine Wilisgiri—atau Jo, yang mencari tentang arti cinta. Jo ini punya sahabat dari SD bernama Sally, yang ternyata masuk ke SMP yang sama dengannya. Menurut Sally, SMP adalah tempat dimana mereka jadi dewasa. Kepolosan mereka berdua membawa mereka ”berguru” pada tetangga mereka bernama Novi—atau Ovie (bahkan namanya tampak seperti ”Ovum”  (?) oleh Jo)—tentang apa yang harus mereka lakukan saat masuk SMP.

Blog Template by SuckMyLolly.com